Penyeludup 300 KG Sabu Ditangkap, Sri Mulyani : 2 Juta Orang Terselamatkan

Potret Berita – Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan RI mendatangi sebuah rumah di jalan Maura Karang D3 Selatan NO 16, Penjaringan, Jakarta Utara pada hari Rabu (26/07/17) malam. Rumah tersebut akan dijadikan gudang dengan 300 KG Narkoba jenis Sabu milik warga negara Taiwan.

Mengenakan sebuah Jaket hitam, Sri didampingi oleh Heru Pambudi selaku Direktur Bea Cukai tiba di lokasi sekitar pukul 22:40.

Kedatangan Sri Mulyani ke lokasi tersebtu adalah bagian dari kerjasama BNN, Kepolisian dan juga pihak Bea Cukai dalam menggagalkan penyeludupan sabu tersebut. Setibanya di lokasi, Sri langsung memasuki halaman rumah untuk melihat delapan buah mesin pemoles sepatu yang di dalamnya terdapat 300 KG sabu.

Seorang petugas BNN terlihat menjelaskan fungsi-fungsi mesin yang digunakan oleh pelaku sebagai wadah untuk menyembunyikan sabu. Sri sendiri sempat menanyakana kualitas sabu tersebut kepada petugas BNN apakah sama dengan satu ton sabu yang diselundupkan melalui Anyer beberapa waktu yang lalu.

“Kualitasnya beda, lebih halus yang kemarin.” ujar Sri setelah mendapatkan penjelasan dari para petugas BNN.

Arman Depari selaku Deputi Penindakan BNN menjelaskan bahwa kedatangan Sri ke lokasi tersebut adalah salah satu bentuk kerjasaam BNN, Kepolisian dan Bea Cukai. Pada akhirnya mereka berhasil menangkap jaringan penyeludup sekitar 281 sabu di Pluit dan penangakapan tersbebut sudah berhasil menyelamatkan 8 juta orang.

“Bayangkan saja kalau 1 Ton itu sekitar lebih dari 6 juta pemakai, berarti ini sekitar 1,5 juta hampir 2 juta orang berhasil kita selamatkan,” ungkap Sri Mulyani ketika berada di lokasi penggerebekan Kompleks Perumahan Muara Karang, Jakarta Utara.

Sri Mulyani tak lupa mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungannya. Khususnya terhadap rumah yang tampaknya kosong namun sering ada aktivitas keluar masuk kendaraan.

Potret Berita